Di kota ini, aku merasakan udara dingin
Bagai dirimu sendiri hadir disini
Bunyi seduhan kopi yang kunikmati setiap pagi
Bagai bisikanmu di telingaku
Yang menjauhkanku dari kenyataan
Aku mulai berhalusinasi
Dan membasuh mukaku berkali-kali
Aku telah lelah melihat
Yang bukan kamu adalah kamu
Merasakan sepi ini sebagai belaianmu yang terlupa dihembus waktu
Sayangnya rindu ini tak mengenal istirahat
Dan aku akan pulang
Untuk mengakhiri sedih yang kusuap sendiri
No comments:
Post a Comment