Aku pernah berjalan jauh
Lalu kamu menawarkan tempat
Di bawah rimbunnya pohon mahoni, di bahumu
Jelas, aku suka berada disitu
Mendengar bunyi detak jantungmu
Seperti kembang api yang meledakkan logikaku
Sepi kurasakan mulai menjauh
Lalu kita berdiam dalam frekuensi yang sama
Dan mata kita berbicara dalam bahasa yang tak dimengerti siapapun
penulis kak, aku baca blog nya bagus bagus isinya :)
ReplyDelete